Rabu, 21 Mei 2008

Dibayari Pak Kawi

18 Mei 2008, aku makan malam dengan keluarga besar papaku. Keluarga pakdeku (Pakde Nur Sasongko) datang dari Yogya dan mau pulang malamnya, jadi ortuku berinisiatif buat ngajak dinner sebelum mereka pulang ke Jogja. Ortu bertanya padaku,”Mau dinner di mana? ”. ”Rumah makan Ikan Bakar Cianjur”,jawabku.

Sampai di sana jam 7 malam, kami pun segera memesan makanan. Setelah selesai memesan makanan, papaku kemudian melihat-lihat sebentar dan melihat ada Pak Sukawi Sutarip, walikota Semarang yang sekarang sedang mencalonkan diri buat jadi Gubernur Jawa Tengah, duduk di meja belakang. Papaku kemudian menyapa Pak Kawi. Bisa dibilang kalau papaku tu semacam rekan kerja karena papaku sering terlibat dengan bagian kehumasan berbagai instansi pemerintah.

Bersamaan dengan selesainya kami makan, Pak Kawi pun juga sudah selesai menyatap hidangan makan malamnya. Setelah selesai makan, kami pun hendak membayar tagihan di kasir. Sesaat sebelum membayar, papaku bercengkerama sebentar dengan Pak Kawi, biasa lah, percakapan “say hai”. Pas mau bayar, ternyata aku dan sekeluarga (besar) dibayari sama Pak Kawi. Hweleh, beneran nie? Gak nyangka kalau kita bakal dibyari. Hohoho.

Tapi aku kemudian teringat dengan Pilkada alias pemilihan kepala daerah. Aku yakin Pak Kawi mbayari kita karena dia secara gak langsung pengen kita nyoblos beliau saat pemilihan Gubernur Jawa tengah nantinya. Biasa lah, strategi politik (pake “pelicin”). Tapi kejadian ini benar-benar membuatku geli. Hwehehe, Pak Kawi gak tau kalau sebenernya papaku adalah tim sukses buat Bambang Sadono, saingan Pak Kawi di Pilkada nanti dan mamaku juga tim sukses Bibit-Rustri. Wkwkwk, terkadang parodi yang terjadi memang lucu tapi bisa dibilang “menyedihkan” di lain pihak. Meski pun demikian, berbagai cara ditempuh oleh semua calon buat ngedapetin suara tanpa memperhatikan parodi yang terjadi di situ. Hohoho, sukses aja lah buat semua calon, menang kalah sama saja asalkan selalu memberikan yang terbaik demi negeri ini. =)

Selesai dinner, aku kebagian tugas buat nganter keluarga pakdeku ke agen bus Joglosemar di Srondol. Well, hati-hati di jalan,pakde. Kapan-kapan maen ke Semarang lagi ya. =)

Tidak ada komentar: